– BUKU BARU AGUS NOOR

SEPOTONG BIBIR PALING INDAH DI DUNIA, kumpulan prosa Agus Noor, sebentar lagi menampakkan diri. Menghimpun puncak-puncak pencapain estetis dan eksplorasinya dalam bercerita, hingga kisah-kisahnya terasa penuh pukau. Cinta dan perselingkuhan, sensualitas dan kepedihan, sampai memori kekejaman politik dan religiositas, terasa subtil dalam bahasanya yang puitik dan seringkali mengejutkan. Buku ini diterbitkan oleh Bentang Pustaka. Berikut ini beberapa komentar tentang buku tersebut…

“Saya selalu suka karya-karya Agus Noor yang unik dan otentik. Ia pencerita yang membuat kita merasa intim dengannya. Kisah yang gelap pun terasa dinamis dan lincah  karna penuturannya yang cantik dan manis. Kini, setelah membaca “Pemetik Airmata”, setiap kali sedih, saya selalu berharap para peri pemetik airmata itu muncul menghapus kesedihan saya. Ini karena pesona imajinasi yang berhasil ditiupkan cerita itu.” (Happy Salma, artis dan penulis)

“Menikmati cerita Agus Noor seperti mendengarkan Chopin dengan mata. Frase-frasenya alunan melodi kepedihan yang indah, penuh modulasi tak terduga! (Jenny Ang, pianis)

“Kita akan menemukan tiga hal yang memikat pada kisah-kisah dalam buku ini: imajis, sadis, romantis…” (Moetiara Poetri,sekretaris)

“Cerita-ceritanya membuat saya seperti berhadapan dengan pecinta yang romantis sekaligus psikopat yang mengerikan…” (Onno Mayasari, arsitek)

“Aku paling suka ‘Cerita yang Menetes dari Pohon Natal’, bener-bener touchy, luar biasa saat menggambarkan yang transenden, kuat dalam pesan moral. Sementara cerita ‘Permen” begitu manis dan menggoda…” (Claudia Sitepu, model)

“Kisah Sandra dan Bita membuat saya menitikkan airmata. Beningnya meyakinkan saya tidak ada penantian yang percuma. Sementara “Pelancong Kepedihan” membuat saya menyusuri lorong hati yang tersunyi. “20 Keping Puzzle Cerita” menjadi permainan teka-teki yang tak pernah tersusun ujungnya. Lalu saya sadar. Agus Noor sedang memain-mainkan dunia sehari-hari yang selama ini saya anggap wajar dan biasa-biasa saja. Cerita-ceritanya mensubversi imajinasi saya…” (Vivi Diani Savitri, penulis)

“Saya suka dataran yang luas tapi menyimpan marabahaya, saya suka hijau membentang yang di bawahnya menyimpan api. Maka saya pun langsung suka cerpen-cerpen Agus Noor yang secara kurang ajar telah membawa saya terbang pada dunia aneh yang menyimpan keindahan, dan sekaligus di dalamnya menyiksa saya tanpa ampun.” (Hanna Fransisca, facebooker, penulis dan penikmat sastra)

20 Responses to “– BUKU BARU AGUS NOOR”


  1. 1 Weni Suryandari Januari 17, 2010 pukul 11:37 am

    Mau doong…..aku pesan ya kalau udah terbit! nggak sabaaarrr!

  2. 2 rohmat em humair Januari 18, 2010 pukul 3:32 am

    aku membaca hampir semua cerpen Agus Noor di Media, baik online maupun cetak. Tapi memiliki buku kumpulan cerpen Agus Noor kukira makin melengkapi kenikmatanku…

  3. 4 Badrul Munir Chair Januari 18, 2010 pukul 5:12 am

    Jadi penasaran…
    ngomong2 dalam Kumcer ini ada cerpen baru yang belum di publikasikan ke media ga’ mas?…

    oiya, maaf…Endhorsemen untuk buku saya yg kemarin tidak jadi di cantumkan karena yang menerbitkan adalah pihak Fakultas…Mudah2 masih berkenan untuk buku yang selanjutnya…

  4. 5 awie Januari 19, 2010 pukul 2:28 am

    Setelah menikmati Surat Buat Presiden dan Selingkuh Itu Indah beberapa tahun lalu, saya lama tak membaca karya-karya Agus Noor lagi.

    Kadang kegelapan dalam ceritanya membuat saya bertanya-tanya dan mencari-cari jawabnya hingga membuat saya penasaran.

    Membaca “promosi” kumpulan prosa baru ini jadi kepingin membaca karya-karyanya lagi.

    Semoga sukses dan di apresiasi banyak penikmat sastra

    Semoga suatu saat karya-karyanya di terjemahkan ke bahasa lain, agar dapat di nikmati pecinta prosa di belahan dunia lain.

    Salam

  5. 6 Hanna Fransisca Januari 19, 2010 pukul 2:47 am

    Tak sabar menanti sepotong bibir yang memang indah itu.

    Sukses selalu untuk semua karya-karya Mas Agus Noor yang memang memukau pembaca.

  6. 7 F Moses Januari 19, 2010 pukul 10:53 am

    Lagi-lagi (entah saya gimana mesti memanggilnya: Mas, Tuan, atau “Mr”) Agus Noor, hmm, tak soal. Ya, lagi-lagi si Agus Noor. Ia mirip banget idola saya sejak SMA; Seno Gumira Ajidarma alias si Sukab, namun perbedaannya tetap tajam (itu pun kalau mampu melihatnya lewat “indera ke-5” dalam sastra). Ingat Seno ingat Agus ingat Agus ingat Seno, bahkan jadi teringat saya (jadi narsis nih gue). Yang membedakan antara Agus Noor dengan Seno Gumira Ajidarma adalah “rasa kata” dalam pengolahan diksi di dalamnya–yang mampu selalu mampu menembus “iga-iga” peristiwa dunia “sebelah jiwa”. Kalau Seno itu Seno banget. Kalau Agus juga demikian: Agus banget. Dan persamaannya adalah: kebersahajaannya dalam ber-urban (istilah teater: panggung Urban). Sementara yang membedakan antara Agus Noor dan saya: bahwa jelas saya masih di bawah matakaki-nya🙂

    Saya tunggu buku “Sepotong Bibir Paling Indah di dunia”, Tuan. Kiranya buku itu menjadi “peri” buat saya. Gratis, kalau bisa. Sebab pos-el yang waktu itu belum dibalas, hehe. Ssstt..

  7. 8 alex Januari 19, 2010 pukul 2:19 pm

    Akhirnya pecah juga celenganku hahaha…

  8. 9 Ratih Kumala Januari 19, 2010 pukul 4:44 pm

    Congratz ya Gus bukunya. Yuk, karokean lagi! Ssrrr…tarik Mang!

  9. 10 noerma Januari 19, 2010 pukul 5:32 pm

    entah kebetulan atau bagaimana, pagi ini berniat sms mas agus, menanyakan buku trebaru, krn udah kangen baca buku2nya mas agus, eh malemnya buka net dan buka blognya mas agus ada ini, alhamdulillah.. tinggal nunggu belinya deh.. selamat ya mas..

  10. 11 Aling Januari 20, 2010 pukul 6:41 am

    jadi penasaran sama buku ini…

    ditunggu terbit…

  11. 12 helga Januari 21, 2010 pukul 7:56 am

    kapan launching?

  12. 13 altyana Januari 21, 2010 pukul 8:28 am

    terimaksih sudah berbagi dengan saya😀

  13. 14 kj Januari 21, 2010 pukul 9:26 am

    aku arep tuku, mas. di gramedia atau sama anda? carane piye?

    salam

  14. 15 F. Moses Januari 21, 2010 pukul 10:24 am

    Aku belum menemukan di Gramedia Lampung. Atau mungkin sedang menuju ke Lampung?

  15. 16 agusnoorfiles Januari 22, 2010 pukul 5:53 am

    Heiy semua: bila tak ada hambatan pra cetak, maka bulan februari sudah bisa beredar di toko buku. Kalau pingin beli yang bertanda tangan penulisnya (hehehe) nanti mnagement saya akan mengatur cara pembelian buku itu. tekhnisnya lagi dibahasa, agar memudahkan siapa pun untuk memebeli buku bertanda tangan itu…

  16. 17 Nugroho Suksmanto Januari 22, 2010 pukul 12:42 pm

    Yang dinanti telah datang. Karya dari seseorang sastrawan berkualitas ; Agusnoor. Kutunggu dan kutunggu. Rasanya tak sabar untuk segera menikmati.

  17. 18 titi Januari 23, 2010 pukul 3:15 am

    Mau dong yang ada tanda tangannya….

  18. 19 dedi Februari 4, 2010 pukul 8:37 am

    kapn terbitnya??
    dmana saya dapat membeli?

  19. 20 agusnoorfiles Februari 4, 2010 pukul 8:46 am

    Pertengahan bulan ini terbit. Bisa dicari di toko buku, atau bisa pesen online (nanti lagi disiapkan tekhnisnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Point your camera phone at the QR code below : qrcode enter this URL on your mobile : http://buzzcity.mobi/agusnoorfiles
Januari 2010
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives Files

Photo Files

COVER BUKU PUISI CIUMAN

Kumpulan cerpen Agus Noor

Buku Pena Kencana 2009

PRESIDEN GUYONAN

Lebih Banyak Foto

Catagories of Files


%d blogger menyukai ini: