– BUKU “CERITA BUAT PARA KEKASIH” AGUS NOOR

Seperti dalam 1001 malam, kukisahkan cerita- cerita ini untukmu. Kenangkanlah, ketika pada suatu malam aku menceritakannya dalam hidupmu…

Cover Cerita buat para kekasih-C-R

 

Begitulah, dari satu malam ke malam lainnya, seorang kekasih yang setiap malam selalu merasa dirinya menjelma kunang-kunang, bercerita pada para kekasihnya. Cerita yang seakan mengusir kebosanan dan kesepiannya. Cerita yang berusaha menentramkan kekasihnya. Cerita yang kadang menakjubkan tapi kadang juga membuat gemetar yang mendengarnya. Ia, kekasih yang suka bercerita itu ingat, suatu malam seseorang pernah berkata padanya. ”Di antara para kekasihku, hanya kamu yang suka bercerita. Rasanya belum tercatat di Guinness Book of World Records siapa yang paling banyak bercerita dalam satu malam. Ratu Syahara- zad, hanya menceritakan satu cerita dalam satu malam..”

”Berapa records-ku?”

”Dua belas cerita dalam satu malam….”

Dan ia tertawa.

”Kenapa?”

”Itu melampaui jumlah pacar-pacarku…”

”Tapi pasti jauh lebih sedikit dibanding bualanmu!”

Ia bercerita tentang seekor gagak yang lahir dari hati perempuan yang dibakar. Ia juga berkisah perihal teka-teki kematian yang tak terpecahkan; juga tentang kota yang seluruh penduduknya buta; tentang wabah ulat bulu yang muncul dari kebencian, misteri perempuan dengan kucing-kucingnya, tentang kunang-kunang kuning kemilau, dan seorang lelaki yang hidup dengan istri yang diawetkan dalam akuarium. Kisah-kisah ganjil yang mengejutkan dan membuat tertegun, sebuah kisah pengantar tidur yang ganjil sekaligus memesona para kekasihnya. Ah, apa pun yang diceritakan itu, dongeng penuh keajaiban, gossip atau bualan, selalu saja membuat tertegun di akhir kisah. Barangkali, memang begitulah, semua kisah yang diceritakan kekasih selalu membuat kita begitu hangat. Semencemaskan apapun, cerita seorang kekasih selalu bisa menjadi pelukan yang menentramkan.

Begitu sekilas buku Cerita buat Para Kekasih (Penerbit Gramedia, 2014) karya Agus Noor, yang cerita pendeknya berkali-kali masuk buku pilihan cerpen Kompas, dan cerpennya “Kunang-kunang di Langit Jakarta” menjadi cerpen terbaik Kompas 2012. Tiga cerpennya, “Tak Ada Mawar di Jalan Raya”, “Keluarga Bahagia”, dan “Dzikir Sebutir Peluru” masuk Anegerah Cerpen Indonesia Dewan Kesenian Jakarta, tahun 1992. Sementara cerpennya “Pemburu” terpilih sebagai 10 Cerpen Terbaik Majalah Sastra Horison 1990-2000, yang kemudian dimasukkan dalam buku Kitab Cerpen Horison Sastra Indonesia dan juga antologi cerpen Mastera (Majelis Sastra Asia Tenggara). Tiga tahun berturut-turut (2008-2010), tiga cerpennya masuk dalam buku Cerpen Indonesia Terbaik Pena Kencana.

Bukunya yang sudah terbit antara lain Bapak Presiden yang Terhormat, Memorabilia, Selingkuh itu Indah, Rendezvous, Matinya Toekang Kritik, Potongan Cerita di Kartu Pos (memperoleh Penghargaan Sastra dari Pusat Bahasa, tahun 2009), Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia (mendapat Hadiah Sastra Balai Sastra Yogyakarta, 2011 dan masuk shortlist Khatulistiwa Literary Award). Kumpulan puisinya Ciuman yang Menyelamatkan dari Kesedihan, terbit 2013. Sudah lebih dari 4 tahun ia juga menulis skrip Sentilan Sentilun program televisi di Metro TV. Selain itu ia juga aktif membuat pertunjukan Indonesia Kita dan show director konser musik.

 

Buku Cerita buat Para Kekasih, bisa didapatkan di toko buku Gramedia. Tapi, bila ingin mendapatkan edisi spesial/khusus buku Cerita buat Para Kekasih yang bertanda-tangan, bisa memesan melalui: TokoBukuSCOOP

blog ag

Link buku Agus Noor: http://tokobuku.getscoop.com/products/kumpulan-cerpen—cerita-buat-para-kekasih

Facebook: tokobuku by SCOOP

Twitter: @tokobukuSCOOP

Email: tokobuku@apps-foundy.com

7 Responses to “– BUKU “CERITA BUAT PARA KEKASIH” AGUS NOOR”


  1. 1 sari azis Desember 16, 2014 pukul 2:28 pm

    Saya sudah baca. Keren banget. Simpel, sistematis, dan dinamis. Jadi semangat nulis lagi. Thx.

  2. 2 Oh yeah! Januari 1, 2015 pukul 9:27 am

    Buku bagus. Saya sdh beli. Sebagian cerita pernah saya baca, termasuk cerpen yg berjudul Nyonya Fallacia (NF). Terus terang, cerpen NF di dalam buku itu tidak utuh. Saya tdk sedang bicara tentang sastra, tapi cuma mau menunjukkan ada bagian yg hilang dari cerpen NF. Jadi begini: Setelah penutur melukiskan keadaan rumah menyeramkan yg terletak di sisi gerbang perumahan sepanjang 2 paragraf (versi buku) sejak dibukanya cerita, bukankah seharusnya–setahu saya–cerita kemudian berlanjut ke Pohon Mangga dan Jambu yang bikin cemas semua orang tua di kompleks itu terhadap anak-anaknya, apalagi setelah suatu peristiwa ganjil menimpa anak Nyonya Boriska yang menyebabkan kakinya lumpuh akibat terjatuh dari pohon mangga saat sedang mencuri buah tersebut (?). Namun, entah kenapa di dalam buku bagian itu tidak ada, lalu tiba-tiba cerita meloncat ke bagian selanjutnya di mana penutur membeberkan pemilik rumah seram itu yang ternyata bernama Nyonya Fallacia kemudian penutur mulai mengisahkan sisi-sisi kehidupan Nyonya Fallacia bersama kucing2 peliharaannya dan kelima suaminya hingga cerpen ini pun ditutup dengan berubahnya perasaan si penutur pada Nyonya Fallacia yang sebelumnya penuh syak-wasangka. Saya tdk tahu apakah “kasus” hilangnya bagian itu juga terjadi pada buku (Cerita Buat Para Kekasih) lainnya, apa cuma di buku yg terlanjur saya beli saja. Bagaimana pun, mas, bagi saya, buku yang cacat isi maupun covernya terasa mengurangi kenikmatan pembacaan. Meski cerpen NF pernah saya baca, dan dimuat kembali dalam satu antologi yang dikemas dgn apik, bagi saya itu tetap ada yang kurang jika bagian cerita ada yang hilang, entah akibat dari salah cetak atau kebablasan saat mengetik ulang. Maaf mas Agus kalau saya lancang dgn kritik tak penting ini. Hehehe… Semoga bisa direvisi dan terbit cetakan kedua. Saya doakan buku panjenangan laku keras…. Salam.

  3. 3 agusnoorfiles Januari 26, 2015 pukul 12:32 pm

    Dalam buku, mestinya juga seperti itu, ada bagian tentang pohon mangga dan jambu, sebelum kehebohan yang lain. Mungkin ada halaman yang hilang dari buku kamu itu, coba cek halamannya. Di buku lain, yang sempat saya cek, bagian yang kamu persoalkan, tetap ada (artinya, tidak hilang). Kamu bisa kembalikan buku itu, di tempat kamu membeli buku tersebut. Terimakasih.

  4. 4 doriperatama Juli 21, 2015 pukul 8:40 pm

    Untuk kaum proletar seperti saya, rasanya hanya akan dapat membaca buku-buku setelah usang, atau sekedar tersesat dibagian web-web atau blog liar lalu merampas ebook-nya.

  5. 5 irwandifahruddin1912 Maret 18, 2016 pukul 8:00 am

    Wah jd pengen beli bukunya. Hmmmm bsok2 sy jelajahi toko buku deh.

  6. 7 khoerul azam Juli 22, 2016 pukul 12:17 am

    Sukses selalu mas agus…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Point your camera phone at the QR code below : qrcode enter this URL on your mobile : http://buzzcity.mobi/agusnoorfiles
November 2014
S S R K J S M
« Sep   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives Files

Photo Files

COVER BUKU PUISI CIUMAN

Kumpulan cerpen Agus Noor

Buku Pena Kencana 2009

PRESIDEN GUYONAN

Lebih Banyak Foto

Catagories of Files


%d blogger menyukai ini: