Arsip untuk Desember, 2009

– RELASI KUASA DALAM CERITA

Ini tulisan karya Devy Kurnia Alamsyah, yang atas kebaikannya dikirimkan pada saya. Tulisan ini merupakan pembahasan cerpen saya “Tiga Cerita Satu Tema” yang merupakan salah satu cerpen yang termuat dalam kumpulan cerpen berjudul “Potongan Cerita di Kartu Pos”. Cerpen ini menjadi pintu masuk untuk pembahasaan mengenai  relasi kekuasaan melalui analisis wacana yang didasarkan kepada relasi pengetahuan/kekuasaan Michel Foucault. Atas kebaikan Devy, saya diijinkan untuk mengunggahnya di blog ini. Saya hanya melakukan sedikit pengeditan, agar pada bagian awal tak terlalu panjang. Selebihnya, saya membiarkannya utuh. Bagi yang ingin kenal Devy Kurnia Alamsyah dan berdiskusi lebih lanjut, mungkin bisa menghubunginya melalui jejaring facebook, darimana saya juga mengenalnya. Sekali lagi, terimakasih untuk Devy, dan selamat membaca.

Relasi Kekuasaan dalam “Tiga Cerita Satu Tema”

Oleh: Devy Kurnia Alamsyah

“Bila orang menelusuri sejarah umat manusia yang panjang dan kelabu, orang akan menemukan bahwa lebih banyak kejahatan yang menjijikkan yang dilakukan atas nama kepatuhan daripada atas nama pembangkangan.”

–          C.P. Snow

Lanjutkan membaca ‘– RELASI KUASA DALAM CERITA’

– ANGSA EMAS NADIRA

Data Buku:

Judul : 9 dari Nadira

Penulis : Leila S. Chudori

Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gamedia), Jakarta

Cetakan : I, Oktober 2009

Halaman : xii + 270 halaman

ISBN : 978-979-91-0209-6

LIMA tahun terakhir, sastra Indonesia disibukkan oleh dua hal. Pertama, isu seputar tema seksualitas yang terkait para penulis perempuan. Kedua, kesibukan untuk mengeksplorasi gaya bercerita dan mengolah bahasa. Yang pertama membuat banyak tema lain yang diangkat para penulis kita seakan tenggelam dalam hiruk pikuk yang sangat seksis dan bias gender. Yang kedua, disamping mampu menghasilkan sensibilitas baru dalam bahasa, seringkali karya sastra – dalam hal ini prosa – yang dihasilkan terlalu sibuk dengan gaya, berkutat pada pengagungan metafora, hingga melupakan cerita yang ingin disampaikannya.

Dalam konteks itulah, buku 9 dari Nadira, menjadi penting kemunculannya. Sembilan kisah dalam buku ini menegaskan, betapa pada dasarnya, sebuah prosa yang baik mesti tak melupakan unsur-unsur pembentuk cerita di dalamnya, seperti karakter, kompleksitas psikologis tokoh-tokoh, intensitas plot, cara pandang yang segar. Lanjutkan membaca ‘– ANGSA EMAS NADIRA’


Point your camera phone at the QR code below : qrcode enter this URL on your mobile : http://buzzcity.mobi/agusnoorfiles
Desember 2009
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives Files

Catagories of Files