Posts Tagged 'Pena Kencana 2009'

– PROSES KREATIF PENULISAN ‘KARTU POS DARI SURGA’

Ini semacam catatan seputar proses penulisan cerpen ‘Kartu Pos dari Surga’. Saya menulisnya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang datang pada saya seputar cerpen yang muncul di Kompas (21 September 2008), dan kemudian masuk terpilih sebagai 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009 versi Pena Kencana.

Saya menulis cerpen itu tak lebih dari dua jam. Tapi prosesnya lebih dari satu setengah tahun. Baiklah, saya akan mengisahkannya.

kartu-pos-21

Lanjutkan membaca ‘– PROSES KREATIF PENULISAN ‘KARTU POS DARI SURGA’’

– BUKU PENA KENCANA 2009

buku-pena-kencana-20092

Buku Pena Kencana: 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009, telah menampakkan wujudnya. Selain buku yang menghimpun cerpen itu, juga ada kategori puisi, yang merangkum ‘60 Puisi Indonesia Terbaik 2009’. Di antara 20 cerpen yang terpilih itu, ada cerpen saya “Kartu Pos dari Surga”, di samping beberapa cerpen “Tuhan, Pawang Hujan, dan Pertarungan yang Remis” (A.S. Laksana), “Terbang” (Ayu Utami), “Pengantar Singkat untuk Rencana Pembunuhan Sultan Nurruddin” (Azhari), “Cincin Kawin” (Danarto), “Gerimis yang Sederhana” (Eka Kurniawan), “Perbatasan” (F. Dewi Ria Utari), “Usaha Menjadi Sakti” (Gunawan Maryanto), “Apel dan Pisau” (Intan Paramaditha), “Sonata” (Lan Fang), “Sebuah Jazirah di Utara” (Linda Christanty), “Semua untuk Hindia” (M. Iksaka Banu), “Mbok Jimah” (Naomi Srikandi), “Smokol” (Nukila Amal), “Suap” (Putu Wijaya), “Foto Ibu” (Ratih Kumala), “Hari Ketika Kau Mati” (Stefanny Irawan), “Lembah Kematian Ibu” (Triyanto Triwikromo), “Kamar Bunuh Diri” (Zaim Rofiqi), “Bila Jumin Tersenyum” (Zelfeni Wimra).
Perihal cerpen-cerpen yang terpilih itu, Adi Wicaksono memberikan semacam catatan yang menjadi pengantar buku tersebut.


Point your camera phone at the QR code below : qrcode enter this URL on your mobile : http://buzzcity.mobi/agusnoorfiles
Oktober 2021
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives Files

Catagories of Files