Posts Tagged 'Arswendo Atmowiloto'

– CERPEN “KOMPAS” PILIHAN 1970-1980

Oleh: Agus Noor

Aku tidak siap menerima perubahan-perubahan hidup yang tiba-tiba…

KUTIPAN di atas dipetik dari cerpen “Gamelan pun Telah Lama Berhenti” (Faisal Baraas), yang merupakan satu diantara 53 cerpen yang ada dalam antologi Cerpen Kompas Pilihan 1970-1980: Dua Kelamin bagi Midin. Kutipan itu, seakan-akan, menjadi representasi tekstual dari cerpen-cerpen yang terhimpun dalam kumpulan itu, yang mengisyaratkan adanya “tragisme” yang terus-menerus direproduksi dalam sastra kita. Suatu “tragisme” yang merupakan kegagalan dan ketidakberdayaan “aku naratif” atau tokoh-tokoh yang hidup dalam cerita-cerita itu ketika bersikeras memahami dan menghadapi perubahan sosial yang dihadapinya. “Tragisme” itu, pun mengisyaratkan adanya kaitan kontekstual, antara teks-cerita dengan lingkungan sosial dimana cerpen-cerpen itu ditulis.

Simaklah deskripsi Oei Sien Tjwan, dalam cerpen “Serantang Kangkung” (hal. 222) ini: Udara siang di desaku biasanya tak pernah berdamai dengan siapa pun, kecuali dengan orang-orang kaya. Terasa tragis, bukan? ‘Udara’, yang mestinya tak memiliki pemihakkan kelas sosial, terasa berbeda kesejukannya bagi yang miskin dan kaya. Tapi ‘udara’ bisa juga dibaca sebagai suasana, keadaan, dimana nilai-nilai tidak sepenuhnya netral, karena ada kekuatan-kekuatan yang ikut mempengaruhi keadaan dan suasana “udara” yang dihirup itu.

Menjadi pertanyaan menarik, kenapa “tragisme” itu muncul berulang-ulang? Lanjutkan membaca ‘– CERPEN “KOMPAS” PILIHAN 1970-1980’


Point your camera phone at the QR code below : qrcode enter this URL on your mobile : http://buzzcity.mobi/agusnoorfiles
Mei 2022
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives Files

Catagories of Files