<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Discussion</title>
	<atom:link href="http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com</link>
	<description>Dunia Para Penyihir Bahasa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 00:19:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-753</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 09:03:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-753</guid>
		<description>Maaf (juga untuk semuanya yg udah kasih komentar) krn baru menanggapi koment-koment yang masuk. Aku akn berkunjung ke blogmu. Mana calon cerpenmu? gmana aku bisa kasih masukan klo aku tak tahu apa yng menjadi persoalanmu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf (juga untuk semuanya yg udah kasih komentar) krn baru menanggapi koment-koment yang masuk. Aku akn berkunjung ke blogmu. Mana calon cerpenmu? gmana aku bisa kasih masukan klo aku tak tahu apa yng menjadi persoalanmu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fairy2785</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-749</link>
		<dc:creator>fairy2785</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 08:52:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-749</guid>
		<description>wah, saya bingung mau mulai dari mana. kalo berkenan silahkan berkunjung di blog saya di http://lamhotsusanti.blogspot.com/
jangan lupa memberi beberapa komentar terhadap tulisan saya.

Ohya, mas...ada 2 calon cerpen saya (yg sepertinya takkan pernah lepas dari label &quot;calon&quot;) yang terbentur masalah logika. Saya sudah observ dan ternyata &quot;karakter tokoh&quot; tsb tak ada dalam referensi manapun (dah minta bantuan om gugel malah). sementara temanya masalah kehidupan nyata. Ada masukan ga, mas?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, saya bingung mau mulai dari mana. kalo berkenan silahkan berkunjung di blog saya di <a href="http://lamhotsusanti.blogspot.com/" rel="nofollow">http://lamhotsusanti.blogspot.com/</a><br />
jangan lupa memberi beberapa komentar terhadap tulisan saya.</p>
<p>Ohya, mas&#8230;ada 2 calon cerpen saya (yg sepertinya takkan pernah lepas dari label &#8220;calon&#8221;) yang terbentur masalah logika. Saya sudah observ dan ternyata &#8220;karakter tokoh&#8221; tsb tak ada dalam referensi manapun (dah minta bantuan om gugel malah). sementara temanya masalah kehidupan nyata. Ada masukan ga, mas?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-737</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 16:49:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-737</guid>
		<description>fairy, tentu saja saya akan dengan senang hati membantu, bila memang ada yang bisa saya bantu. Soal bakat menulis, kalau memang ada semangat belajar, pasti bisa berkembang. Nah apa yang bisa saya bantu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>fairy, tentu saja saya akan dengan senang hati membantu, bila memang ada yang bisa saya bantu. Soal bakat menulis, kalau memang ada semangat belajar, pasti bisa berkembang. Nah apa yang bisa saya bantu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fairy2785</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-732</link>
		<dc:creator>fairy2785</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 07:54:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-732</guid>
		<description>Mas Nor, sudilah kiranya memberis aran dan kritik dalam proses pengembangan diri saya yg masih bingung apakah berbakat dalam tulis-menulis. saya cuma tahus uka menulis dan berhasil membuat beberapa cerpen dan puisi.
setidaknya komen2 dan koreksi mas Nor bisa membuka wawasan saya.
Jujur saja, saya otodidak habis. tak tahu dengan segala aturand alam tulis menulis. karena itu sangat butuh bantuaN.
Mohon konfirmasi. terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Nor, sudilah kiranya memberis aran dan kritik dalam proses pengembangan diri saya yg masih bingung apakah berbakat dalam tulis-menulis. saya cuma tahus uka menulis dan berhasil membuat beberapa cerpen dan puisi.<br />
setidaknya komen2 dan koreksi mas Nor bisa membuka wawasan saya.<br />
Jujur saja, saya otodidak habis. tak tahu dengan segala aturand alam tulis menulis. karena itu sangat butuh bantuaN.<br />
Mohon konfirmasi. terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-630</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 14:52:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-630</guid>
		<description>Ada yang bilang, cerpen-cerpen Danarto itu cerpen religius. Ada yang menyebutnya mistis fantastis, semacam perpaduan cerita fantasi dan khasanah mistis yang bersumber dari pengalaman sufistik. 
Dalam mengawali karya, biasanya saya sudah menemukan sebuah ide cerita dulu: ceritanya tentang apa dan bagaimana nanti menceritakannya. cerita menjadi penting bagi saya, agar sebisa mungkin saya menemukan cerita yang berbeda dari lainnya, baik dari pengarang lain mau pun karya-karya yang sudah saya tulis. Kemudian bagaimana menceritakannya juga saya pertimbangkan, karena biasanya, gaya bercerita itulah yang akan membedakan sebuah cerita dengan cerita lainnya. 
Kalau secara tekhnis: saya biasanya membikin point-point (pointer) dari cerita itu: apa kejadiaaan, di mulai dddari apa nanti cerita itu, menulis kalimat-kalimat yang saya anggap pas dan bagus.... semacam kerangka cerita kalau dalam teori penulisan. Nah, kalau saya merasa sudah yakin: saya mulai menuliskannya.
Di flasdish saya, banyak sekali &quot;kerangka cerita&quot; seperti itu, semacam sketsa-sketsa cerpen yang belum saya tulis. Itu biasanya akan sangat membantu ketika tiba-tiba saya lagi pingin nulis, tinggal buka file di flashdish itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang bilang, cerpen-cerpen Danarto itu cerpen religius. Ada yang menyebutnya mistis fantastis, semacam perpaduan cerita fantasi dan khasanah mistis yang bersumber dari pengalaman sufistik.<br />
Dalam mengawali karya, biasanya saya sudah menemukan sebuah ide cerita dulu: ceritanya tentang apa dan bagaimana nanti menceritakannya. cerita menjadi penting bagi saya, agar sebisa mungkin saya menemukan cerita yang berbeda dari lainnya, baik dari pengarang lain mau pun karya-karya yang sudah saya tulis. Kemudian bagaimana menceritakannya juga saya pertimbangkan, karena biasanya, gaya bercerita itulah yang akan membedakan sebuah cerita dengan cerita lainnya.<br />
Kalau secara tekhnis: saya biasanya membikin point-point (pointer) dari cerita itu: apa kejadiaaan, di mulai dddari apa nanti cerita itu, menulis kalimat-kalimat yang saya anggap pas dan bagus&#8230;. semacam kerangka cerita kalau dalam teori penulisan. Nah, kalau saya merasa sudah yakin: saya mulai menuliskannya.<br />
Di flasdish saya, banyak sekali &#8220;kerangka cerita&#8221; seperti itu, semacam sketsa-sketsa cerpen yang belum saya tulis. Itu biasanya akan sangat membantu ketika tiba-tiba saya lagi pingin nulis, tinggal buka file di flashdish itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: MK Pramono</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-629</link>
		<dc:creator>MK Pramono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 14:50:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-629</guid>
		<description>mas Nor, menurut mas cerpen karya danarto yang Asmarandana itu bergenre apa? trus gimana biasanya mas mengawali sebuah karya, maksudnya dari awal pemkilihan tema trus pengolahannya hingga jadi sebuah cerpen, kan gaya pengarang satu dng yang lainnya berbeda, makasih mas, salam buat pengunjung blog yang lain, salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas Nor, menurut mas cerpen karya danarto yang Asmarandana itu bergenre apa? trus gimana biasanya mas mengawali sebuah karya, maksudnya dari awal pemkilihan tema trus pengolahannya hingga jadi sebuah cerpen, kan gaya pengarang satu dng yang lainnya berbeda, makasih mas, salam buat pengunjung blog yang lain, salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Badrul Munir Chair</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-624</link>
		<dc:creator>Badrul Munir Chair</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 10:14:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-624</guid>
		<description>terima kasih mas...ntar karya2 tak kirim lewat email.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih mas&#8230;ntar karya2 tak kirim lewat email.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-617</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 18:51:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-617</guid>
		<description>Saya sebenarnya akan lebih enak menjawb, kalau kamu sertakan conton tulisan kamu yang dulu (yg dianggap ringan itu) dan yg paling akhir (yang dianggap berat dan bising itu). kamu boleh mengirimkannya ke email saya. Tapi kalo boleh menduga, kamu mungkin memang ingin melakukan pendalaman, ingin lebih serius dalam menulis. Sebenarnya, yg serius (dalam tanda kutip) blm tenu lebih bagus dari yang tampaknya ringan. Ada tulisan yg secara bentuk dan gaya tampak berat, aneh, eksperimentatif atau dalam bahasamu &quot;bising&quot;, tetapi gagal dalam mengolah tema. Ada karya-karya, yang tampaknya sederhana, ringan, biasa dalam bentuk dan gaya, tetapi memiliki kedalaman. 
berat ringannya karya, biasanya ada pada &quot;pendalamannya&quot;, bagaimana ia mengolah sebuah tema dengan lebih dalam, lebih subtil...dan semua itu tidak mesti dengan bahasa yang ruwet. Bagi saya, sebuah karya yg baik mencerminkan kemampuan tekhnis seoang pengarang dalam &quot;mengkomunikasikan tema yang ditulisnya dengan cara yang estetis&quot;. Estetis di situ, tenu relatif. Tapi bagi saya, estetis itu bisa difahami &quot;memiliki kemampuan untuk menyentuh atau menggugah perasaan atau imaji kita sebagai pembaca&quot;. dan biasanya, karya semacam itu tidak bersifat langsung (yang mengangap pembaca tak bisa faham hingga kemudian menggurui), ia menyediakan ruang bagi pembaca untuk ikut mengembangkan imajinasinya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sebenarnya akan lebih enak menjawb, kalau kamu sertakan conton tulisan kamu yang dulu (yg dianggap ringan itu) dan yg paling akhir (yang dianggap berat dan bising itu). kamu boleh mengirimkannya ke email saya. Tapi kalo boleh menduga, kamu mungkin memang ingin melakukan pendalaman, ingin lebih serius dalam menulis. Sebenarnya, yg serius (dalam tanda kutip) blm tenu lebih bagus dari yang tampaknya ringan. Ada tulisan yg secara bentuk dan gaya tampak berat, aneh, eksperimentatif atau dalam bahasamu &#8220;bising&#8221;, tetapi gagal dalam mengolah tema. Ada karya-karya, yang tampaknya sederhana, ringan, biasa dalam bentuk dan gaya, tetapi memiliki kedalaman.<br />
berat ringannya karya, biasanya ada pada &#8220;pendalamannya&#8221;, bagaimana ia mengolah sebuah tema dengan lebih dalam, lebih subtil&#8230;dan semua itu tidak mesti dengan bahasa yang ruwet. Bagi saya, sebuah karya yg baik mencerminkan kemampuan tekhnis seoang pengarang dalam &#8220;mengkomunikasikan tema yang ditulisnya dengan cara yang estetis&#8221;. Estetis di situ, tenu relatif. Tapi bagi saya, estetis itu bisa difahami &#8220;memiliki kemampuan untuk menyentuh atau menggugah perasaan atau imaji kita sebagai pembaca&#8221;. dan biasanya, karya semacam itu tidak bersifat langsung (yang mengangap pembaca tak bisa faham hingga kemudian menggurui), ia menyediakan ruang bagi pembaca untuk ikut mengembangkan imajinasinya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Badrul Munir Chair</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-615</link>
		<dc:creator>Badrul Munir Chair</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 08:51:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-615</guid>
		<description>salam...

mas, saya mau sedikit curhat...boleh?

2 hari yg lalu seorang teman saya yang penggemar sastra menyindir saya karena (katanya) tulisan saya yang sekarang agak &quot;berat&quot;, berbeda dengan tulisan2 saya beberapa bulan yg lalu yg (katanya lg) tulisan &quot;ringan&quot;. dulu saya memang sering menulis tetapi mengusung tema pop pesantren, sedangkan tulisan saya yg sekarang cenderung jorok dan bising.

pertanyaan saya: apakah yg menentukan &quot;berat-ringannya&quot; sebuah tulisan itu berdasarkan genre atau berdasarkan isi?

terima kasih ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam&#8230;</p>
<p>mas, saya mau sedikit curhat&#8230;boleh?</p>
<p>2 hari yg lalu seorang teman saya yang penggemar sastra menyindir saya karena (katanya) tulisan saya yang sekarang agak &#8220;berat&#8221;, berbeda dengan tulisan2 saya beberapa bulan yg lalu yg (katanya lg) tulisan &#8220;ringan&#8221;. dulu saya memang sering menulis tetapi mengusung tema pop pesantren, sedangkan tulisan saya yg sekarang cenderung jorok dan bising.</p>
<p>pertanyaan saya: apakah yg menentukan &#8220;berat-ringannya&#8221; sebuah tulisan itu berdasarkan genre atau berdasarkan isi?</p>
<p>terima kasih &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/discussion/#comment-584</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 09:02:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?page_id=188#comment-584</guid>
		<description>Oke, nanti aku beri alamat pos aku, lewat email, ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oke, nanti aku beri alamat pos aku, lewat email, ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
