- SAJAK-SAJAK KECIL KEPADA M

Sajak ini doa, tangan yang menampung luka, yang menjagamu, agar kau tak pernah merasa sendirian, dan ditinggalkan.

Mencintaimu merupakan caraku berdoa setiap hari, untuk semua kebahagiaan kita.

Aku telah belajar merasakan pedih, lewat ciuman-ciumanmu yang lembut dan menanggung duka dunia.

Kupandangi langit lembut itu, seakan berada dalam keluasan matamu; dan kutemukan sebuah dunia, yang lebih ajaib dari surga.

Kekasihku, selalu ada yang pantas kita muliakan, yang membuat kita akan terus bertahan, bahkan dalam kepedihan.

Aku punya cara sederhana mencintaimu: dengan selalu mendoakan kebaikan dan keselamatanmu…

Sesuatu, yang kausebut kenangan, telah membukakan padaku rahasia, cara mencintaimu tanpa pernah merasa kehilangan.

Kangen ini. Laut tak bertepi…

Entah kenapa, aku ingin membelikanmu jaket, yang setiap kali kaupakai, akan juga menghangatkan kerinduanku.

Aku masih saja menerka-nerka, lebih merah mana, senja ataukah luka, yang kau sembunyikan sekian lama.

Ada banyak cara berbahagia; satu-satunya cara yang tak pernah kubisa ialah melupakanmu.

Duka hanyalah mentega yang meleleh di penggorengan panas.

Senja yang muram, selalu mengingatkan pada ciuman kita yang tergesa dan gemetar.

Ada saat-saat ketika mencoba melupakanmu, semua benda yang dulu pernah kita sentuh, seperti berbicara kembali tentang kamu.

Darimu aku faham, bila airmata ialah rahasia penciptaan Tuhan, yang paling menakjubkan.

Malam, sesungguhnya, tak pernah memejam. Ia hanya diam-diam menyembunyikan luka kita dalam kelam, agar kita bisa tidur tentram.

Aku akan jadi doa malammu. Sementara kau perlahan memejam tentram, aku akan menggapai langit: mengetuk pintu surga bagimu.

About these ads

8 Tanggapan ke “- SAJAK-SAJAK KECIL KEPADA M”


  1. 1 Mochammad Agustus 19, 2011 pada 8:41 am

    Cinta… Adaaaa aja cara orang untuk mengungkapkannya. Sepertinya gak akan pernah bisa menghabiskan kata-kata yang ada….
    :) Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

  2. 2 Reza Mustafa Agustus 21, 2011 pada 1:41 pm

    sajak yang menggugah. saya suka sekali! salam.

  3. 3 menantihujan Oktober 5, 2011 pada 7:31 am

    Semoga ‘M’ menyimak posting ini :)

  4. 4 #EAR (@socrateslover) November 23, 2011 pada 6:05 am

    KepadaM, hmmmmm kapan kepadaA? heheheheh +100

  5. 6 @puisikekasih Desember 29, 2011 pada 1:58 am

    sajak-sajak pendek yang indah-indah, seperti arus-arus kecil yang menghanyutkanku ke samudera ~

    rasanya sajak-sajak di @sajak_cinta bergaya-gaya seperti sajak-sajakmu.

  6. 7 Siti Komaria Januari 24, 2012 pada 12:24 am

    senja yg muram selalu mengingatkan kita pada ciuman yg gelisah dan gemetar…
    tentang rindu…
    Sekali lagi kukatakan aq suka sajakmu :-)

  7. 8 jack Maret 9, 2012 pada 8:51 am

    Bila hati tak ingin terluka,
    lihatlah tabur bintang dalam ruang sempit jiwamu,
    berpacu dalam angan terbuai rindu,
    satu persatu tersapu awan,
    bahkan jiwaku seakan tak rela….
    melepaskan keindahan alam Tuhan…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Point your camera phone at the QR code below : qrcode


enter this URL on your mobile : http://buzzcity.mobi/agusnoorfiles
Agustus 2011
S S R K J S M
« Jul   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Archives Files

Photo Files

COVER BUKU PUISI CIUMAN

Kumpulan cerpen Agus Noor

Buku Pena Kencana 2009

PRESIDEN GUYONAN

More Photos

Catagories of Files


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 223 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: