Arsip untuk Maret, 2009

- 20 Keping Puzzle Cerita

puzzlejpeg1

Ambulan yang Lewat Tengah Malam

Ambulan yang membawa jenazahmu berkali-kali oleng karena sopirnya ngantuk. “Aku tak mau mati kecelakaan lagi,” katamu. “Sini, biar saya setir.” Pak Sopir pun gantian istirahat di peti mati. Kulihat ambulan itu melintas pelan menuju rumahmu.


Sirene

Kelak, sejak kematianmu itu, anak-anak di kampung kami selalu ketakutan bila mendengar sirene. Bila ada anak yang rewel, si ibu akan menakut-nakuti, “Nanti kau diculik ambulan…” Setiap ada sirene melintas, anak-anak yang tengah bermain gobag sodor atau petak umpet buru-buru berlarian masuk rumah. “Mereka selalu ngeri membayangkan ambulan yang disetiri mayatmu,” kataku.

Kau tersenyum mendengar kisah itu.


Kucing Hitam

Aku ingat, saat para tetangga datang melayat. Banyak yang penasaran kenapa kau mati begitu mendadak. Mereka bercakap nyaris berbisik, menduga-duga – mungkin ada juga yang diam-diam menggunjingkanmu – sementara jenazahmu berbaring tenang. Bau kematian seperti mengedap dalam ruangan.

Saat itulah, mendadak, seseorang menjerit, ketika melihat seekor kucing hitam melompati jenazahmu. Beberapa pelayat yakin: saat itu melihat matamu berkedip-kedip.

Lanjutkan membaca ‘- 20 Keping Puzzle Cerita’

- FIKSI MINI HASAN ASPAHANI

hasanHasan Aspahani, menyebut dirinya pengrajin puisi. Sudah tentu, itu semacam kerendahan hati. Ia, boleh dibilang, tak hanya penyair Indonesia terkini yang produktif, tetapi juga selalu memperlihatkan kegelisahan estetiknya. Ketika kebanyakan penyair (kita) cenderung untuk secepatnya menemukan “rumah estetik”-nya, Hasan justru seolah menolak godaan untuk merasa mapan dalam sebuah “rumah estetik”. Setiap sajak yang ditulisnya, seolah sebuah awal untuk menjelajah. Ia seorang petualang estetis. Nyaris tanpa beban ia melenting dari suatu gaya ke gaya lainnya. Dan inilah yang paling saya sukai: karena sebagai pembaca saya jadi selalu berdebar menunggu karyanya: karya seperti apa lagi yang akan ia tulis? Itulah yang membuat Hasan berbeda dengan para penyair Indonesia lain, yang sudah terlalu saya hafal gaya penulisan puisinya, hingga saya sudah bisa menduga seperti apa sajak-sajak yang bahkan belum dituliskannya.


Beberapa fiksi mini yang dihasilkannya, bisa menjadi contoh “petualangan estetis” Hasan Aspahani. Atas seijin sang penyair, saya menurunkan karya-karyanya itu, supaya kita juga bisa ikut merasakan tamasya imaji-imaji yang diolahnya itu, dan tentu agar – sebagaimana Hasan dengan penuh ketekunan dan pergulatan mempelajari karya-karya penulis lain – kita juga bisa belajar dari karya-karnya.

Lanjutkan membaca ‘- FIKSI MINI HASAN ASPAHANI’

- “KELUARGA TOT” TEATER GANDRIK

Teater Gandrik akan mementaskan lakon Keluarga Tot di Taman Ismail Marzuki Jakarta, pada tanggal 17-20 April 2009. Lakon ini kemudian akan dipentaskan pula di Yogyakarta pada tanggal 29-30 April 2009 di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Konon, kota-kota lain mungkin disambanginya juga, bila memungkinkan.

keluarga-tot


…… lakon ini disebut sebagai alegori politik yang cerdas. Lakon ini bisa menjadi satir sosial, tentang masyarakat yang nyaris tanpa pilihan, dan terpaksa menerima keadaan. Lebih-lebih, “kelucuan-kelucuan” dalam lakon Keluarga Tot ini memberi peluang bagi Gandrik untuk mengeksplorasi kekayaan guyon parikeno-nya, gaya sampakannya. Lanjutkan membaca ‘- “KELUARGA TOT” TEATER GANDRIK’

- PROSES KREATIF PENULISAN ‘KARTU POS DARI SURGA’

Ini semacam catatan seputar proses penulisan cerpen ‘Kartu Pos dari Surga’. Saya menulisnya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang datang pada saya seputar cerpen yang muncul di Kompas (21 September 2008), dan kemudian masuk terpilih sebagai 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2009 versi Pena Kencana.

Saya menulis cerpen itu tak lebih dari dua jam. Tapi prosesnya lebih dari satu setengah tahun. Baiklah, saya akan mengisahkannya.

kartu-pos-21

Lanjutkan membaca ‘- PROSES KREATIF PENULISAN ‘KARTU POS DARI SURGA’’


 

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives Files

Photo Files

Buku Pena Kencana 2009

PRESIDEN GUYONAN

Potongan Cerita di Kartu Pos

Kumpulan Cerpen "Selingkuh Itu Indah"

More Photos

Catagories of Files