Arsip untuk Januari, 2009

- 15 CERITA DARI SEORANG WANITA

Saya mendapat email dari Resta Gunawan, nama yang tiba-tiba saja muncul dalam hidupku melalui dunia elektrik. Ia mengirimiku 15 fiksi mini, yang ingin kubagi dengan kalian. Saya senang dengan beberapa fiksi mini yang ditulisnya itu. Seperti fiksi mini ini misalnya:

15-fiksi-mini-dari-seorang-wanita3

Dresscode

“Stop”, kata malaikat di pintu surga, “tempat ini khusus untuk wanita yang setia kepada suaminya”. Wanita bergincu tebal itu menunjukkan beha dan celana dalamnya. Malaikat mengijinkannya masuk.

Atas seiijin Resta, saya menampilkan 15 fiksi mini yang dikirimkannya melalui email itu. Lanjutkan membaca ‘- 15 CERITA DARI SEORANG WANITA’

-35 CERITA BUAT SEORANG WANITA

micro-fiction-book-cover

Ini sehimpun fiksi mungil. Begitu, aku suka menyebutnya. Kau boleh menyebutnya fiksi mikro (micro fiction), fiksi cepat atau flash literature, cerita mini, atau cerita setelapak tangan atau nouvelles sebagaimana orang Perancis menyebutnya. Semua itu sesungguhnya merujuk pada fiksi yang “sangat-sangat pendek”. Mungkin ia terdiri hanya beberapa patah kata, sebaris kalimat atau beberapa baris kalimat. Kalau harus mengacu pada jumlah kata, saya akan membatasi: tak lebih 50 kata. Dalam batasan itulah cerita mesti dihasilkan. Dimana setidaknya tiga elemen penceritaan tetap terasa di sana. Tokoh, konflik dan alur. Tanpa itu, ia bisa menjadi hanya semacam catatan impresi atau puisi. Setidaknya, itulah yang saya yakini ketika menuliskan fiksi mungil.

Ambulan yang Lewat Tengah Malam

Ambulan yang membawa jenazahmu berkali-kali oleng karena sopirnya ngantuk. “Aku tak mau mati kecelakaan lagi,” katamu. “Sini, biar saya setir.” Pak Sopir pun gantian istirahat di peti mati. Kulihat ambulan itu melintas pelan menuju rumahmu. Lanjutkan membaca ‘-35 CERITA BUAT SEORANG WANITA’

- MET TAON BARU 2009

agus-noor

Ngucapin Met Tahun Baru 2009, semoga makin sukses dan makin kreatif. Mari kita saling mendoakan untuk keselamatan semua. Untukku, tahun 2008 ditutup dengan cukup manis: naskah lakon Presiden Kita Tercinta, yang kutulis, kepilih sebagai 5 naskah terbaik lomba penulisan naskah drama Federasi Teater Indonesia, yang diacarakan 27 Desember 2008 di Taman Ismail Marzuki. Sayang sekali, aku nggak bisa dateng ke acara itu, karena lagi di Balikpapan. Ah, 2009. Ada banyak yang kuinginkan.

Saat detik-detik terakhir seperti mau merapuh dan mengabu, seseorang yang mengaku bernama Agus Noor, dan memang begitu mirip denganku, mengajak berbincang. Lanjutkan membaca ‘- MET TAON BARU 2009′


 

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archives Files

Photo Files

Buku Pena Kencana 2009

PRESIDEN GUYONAN

Potongan Cerita di Kartu Pos

Kumpulan Cerpen "Selingkuh Itu Indah"

More Photos

Catagories of Files