Cerpen Agus Noor
SERINGKALI Andini membayangkan betapa suatu hari ia akan menjelma burung kolibri, terbang tinggi melintasi pelangi di tengah keranuman musim semi. Pada saat itulah ia akan merasakan warna-warna bunga menjadi lebih berkilauan dalam kesunyian, dan cahaya pagi terasa lebih hangat dari sebuah ciuman yang paling menentramkan.
“Sungguh, Jos! Aku selalu membayangkan hari yang ajaib itu datang mengetuk jendela kamarku, bersama kabut dan dingin yang saling berebut cahaya. Aku akan bangkit dengan bergairah, membuka jendela, dan seketika aku menjelma burung kolibri…” Andini bicara sembari memegangi gelas fruit punch yang sedikit gemetar dalam gengamannya, kemudian mengarahkan pandangannya pada lembah yang terjamah basah, menghindari tatapan Joesephine. “Setidaknya aku ingin menjadi merpati.”
Josephine, yang mendengarnya, hanya tertawa. “Kalau aku punya keinginan seperti kamu, aku pasti memilih berubah menjadi ular!”
“Kenapa?” Lanjutkan membaca ‘- L’ABITUDINE’







Comments of Files