<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: - CERPEN “KOMPAS” PILIHAN 1970-1980</title>
	<atom:link href="http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/</link>
	<description>Dunia Para Penyihir Bahasa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 00:19:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: muri</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-627</link>
		<dc:creator>muri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 15:38:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-627</guid>
		<description>mr.agus noor,terima kasih sekali. Jujur saja aku terharu banget dapat balasan. Seniman yang paling aku hargai adalah penulis dan aku menganggap penulis bagaikan Dewa karena hanya dengan huruf kemudian kata kemudian kalimat kemudian paragraf bisa mempengaruhi manusia bahkan dunia, bisa membawa perubahan. pernah aku berpikir pada saat aku frustasi: Para penulis itu makanannya apa sik.....Terima kasih sarannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mr.agus noor,terima kasih sekali. Jujur saja aku terharu banget dapat balasan. Seniman yang paling aku hargai adalah penulis dan aku menganggap penulis bagaikan Dewa karena hanya dengan huruf kemudian kata kemudian kalimat kemudian paragraf bisa mempengaruhi manusia bahkan dunia, bisa membawa perubahan. pernah aku berpikir pada saat aku frustasi: Para penulis itu makanannya apa sik&#8230;..Terima kasih sarannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-623</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 16:09:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-623</guid>
		<description>mungkin aku ada sedikit saran, yang bisa dipakai untuk memulai &quot;belajar&quot; menulis. Pertama, untuk menjadi penulis yang bagus harus bisa menyusun bahasa atau kalimat yang bagus dulu. DUlu, saya memulai dari nasehat ini juga.
Saya, mula-mula menulis, tidak dengan harapan berhasil menuliskan satu cerpen. tetapi belajar dulu menyusun bahasa, dalam hal ini diskripsi. Nah, kamu bisa memulai, misalkan mendiskripsikan ruangan di mana kamu kerja. Atau kamar kamu. Atau rumah kamu. Kemudian bisa juga kamu belajar dulu mendiskripsikan orang-orang yang kamu anggap menarik: matanya, wajahnya, cara jalannya, atau sesuatu yang menarik dari orang itu. nah, itu akan membentuk kemampuanmu menyusun kalimat. atau kamu bisa menulsikan peristwa dalam satu harimu, lanaskap yg kamu lihat, gerimis, hujan, bunga dan sebagainya. Ini akan berguna akan kita menjadi lancar terlebih dulu menyusun kalimat, membangun metafora, gaya bahasa dan sebagainya.
Soalnya, bila belum-belum kita ngotot bisa menghasilkan satu kisah, alih-alih berhasil kadangkala malah frustasi. Cobalah ini dulu. Bila kamu sudah merasa lanacr dan mahir, mulailah menyusun satu plot cerita..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mungkin aku ada sedikit saran, yang bisa dipakai untuk memulai &#8220;belajar&#8221; menulis. Pertama, untuk menjadi penulis yang bagus harus bisa menyusun bahasa atau kalimat yang bagus dulu. DUlu, saya memulai dari nasehat ini juga.<br />
Saya, mula-mula menulis, tidak dengan harapan berhasil menuliskan satu cerpen. tetapi belajar dulu menyusun bahasa, dalam hal ini diskripsi. Nah, kamu bisa memulai, misalkan mendiskripsikan ruangan di mana kamu kerja. Atau kamar kamu. Atau rumah kamu. Kemudian bisa juga kamu belajar dulu mendiskripsikan orang-orang yang kamu anggap menarik: matanya, wajahnya, cara jalannya, atau sesuatu yang menarik dari orang itu. nah, itu akan membentuk kemampuanmu menyusun kalimat. atau kamu bisa menulsikan peristwa dalam satu harimu, lanaskap yg kamu lihat, gerimis, hujan, bunga dan sebagainya. Ini akan berguna akan kita menjadi lancar terlebih dulu menyusun kalimat, membangun metafora, gaya bahasa dan sebagainya.<br />
Soalnya, bila belum-belum kita ngotot bisa menghasilkan satu kisah, alih-alih berhasil kadangkala malah frustasi. Cobalah ini dulu. Bila kamu sudah merasa lanacr dan mahir, mulailah menyusun satu plot cerita..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: muri</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-621</link>
		<dc:creator>muri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 12:08:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-621</guid>
		<description>nuwon sewu. saya adalah penggemar sastra ( pembaca ). Lama-kelamaan saya pengen juga nulis, saya belajar nulis cerpen kira2 sudah 5-6 tahun,sampai sekarang blas ngga&#039; bisa. saya sudah punya buku2 penulisan, buku2 kumpulan cerpen satu lemari.saya sampai nangis karena ngga&#039; bisa2 nulis. terus saya browsing2 internet sampe bokongku tepos, sampai akhirnya sekarang dengan berbagai perjuangan bisa kerja jadi operator warnet ( akhirnya ) supaya browsing gratis. bagi yang membaca tulisanku ini terutama tuan rumah Mr. agus noor,tolong sara2nya.aku juga punya buku2 agus noor lho :Kepada bapak presiden yang terhormat,rendervous,selingkuh itu indah ( yang terakhir dipinjam temenku dan katanya ilang.sampe sekarang aku masih benci ma tu orang ).terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nuwon sewu. saya adalah penggemar sastra ( pembaca ). Lama-kelamaan saya pengen juga nulis, saya belajar nulis cerpen kira2 sudah 5-6 tahun,sampai sekarang blas ngga&#8217; bisa. saya sudah punya buku2 penulisan, buku2 kumpulan cerpen satu lemari.saya sampai nangis karena ngga&#8217; bisa2 nulis. terus saya browsing2 internet sampe bokongku tepos, sampai akhirnya sekarang dengan berbagai perjuangan bisa kerja jadi operator warnet ( akhirnya ) supaya browsing gratis. bagi yang membaca tulisanku ini terutama tuan rumah Mr. agus noor,tolong sara2nya.aku juga punya buku2 agus noor lho :Kepada bapak presiden yang terhormat,rendervous,selingkuh itu indah ( yang terakhir dipinjam temenku dan katanya ilang.sampe sekarang aku masih benci ma tu orang ).terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-590</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 14:49:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-590</guid>
		<description>Dua cerpen yang kamu sebut, adalah cerpen-cerpen yang memenankan lomba penulisan cerpen Kompas. Di tahun 80an, Kompas memang pernah menenggarakan lomba penulisan cerpen, dan pemenangnya cerpen Debra Yatim itu. Buku &quot;Dua Kelamin bagi Midin&quot; adalah pilihan cerpen yang pernah terbit sejak mula Kompas. Lalu dilanjutkan &quot;Riwayat Negeri Haru&quot; yang dieditori Radhar Panca Dahana. Setelah itu, Kompas menerbitkan buku kumpulan Cerpen Pilihan Kompas, sejak yag berjudul &quot;Kado Istimewa&quot;, hingga sekarang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dua cerpen yang kamu sebut, adalah cerpen-cerpen yang memenankan lomba penulisan cerpen Kompas. Di tahun 80an, Kompas memang pernah menenggarakan lomba penulisan cerpen, dan pemenangnya cerpen Debra Yatim itu. Buku &#8220;Dua Kelamin bagi Midin&#8221; adalah pilihan cerpen yang pernah terbit sejak mula Kompas. Lalu dilanjutkan &#8220;Riwayat Negeri Haru&#8221; yang dieditori Radhar Panca Dahana. Setelah itu, Kompas menerbitkan buku kumpulan Cerpen Pilihan Kompas, sejak yag berjudul &#8220;Kado Istimewa&#8221;, hingga sekarang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-589</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 14:41:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-589</guid>
		<description>Pernah terjadi beberapa kejadian, dua cerpen di muat di dua media, bahkan ada cerpen dimuat di lebih dari dua media. Begitu pun, pernah ada satu cerpen yang dimuat Kompas, muncul di media lain. Tapi, biasanya, itu karena faktor tekhnis: pengarang mengirimkan cerpen itu ke beberapa media, kemudian karena tak ada konfirmasi maka cerpen itu muncul di media berlainan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah terjadi beberapa kejadian, dua cerpen di muat di dua media, bahkan ada cerpen dimuat di lebih dari dua media. Begitu pun, pernah ada satu cerpen yang dimuat Kompas, muncul di media lain. Tapi, biasanya, itu karena faktor tekhnis: pengarang mengirimkan cerpen itu ke beberapa media, kemudian karena tak ada konfirmasi maka cerpen itu muncul di media berlainan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ruger</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-588</link>
		<dc:creator>ruger</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 06:34:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-588</guid>
		<description>Adakah cerpen yang pernah dimuat di kompas tapi dimuat juga di media lain?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Adakah cerpen yang pernah dimuat di kompas tapi dimuat juga di media lain?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rumji</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-587</link>
		<dc:creator>rumji</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 06:32:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-587</guid>
		<description>Pada buku yang ke berapa tentang kumpulan cerpen kompas yang memuat Linda Christanty dengan cerpen &quot;Daun-Daun Kering&quot; dan Debra H Yasin &quot;Sang Penegak&quot; ? 

Mungkin perlu ada buku tentang semua cerpen yang pernah dimuat di kompas sejak harian kompas mulai ada di Bumi ini. Bagusnya memang dibagi tiap tahun seperti sejak tahun 2003 sampai sekarang.

Trima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada buku yang ke berapa tentang kumpulan cerpen kompas yang memuat Linda Christanty dengan cerpen &#8220;Daun-Daun Kering&#8221; dan Debra H Yasin &#8220;Sang Penegak&#8221; ? </p>
<p>Mungkin perlu ada buku tentang semua cerpen yang pernah dimuat di kompas sejak harian kompas mulai ada di Bumi ini. Bagusnya memang dibagi tiap tahun seperti sejak tahun 2003 sampai sekarang.</p>
<p>Trima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: cahayasura</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-209</link>
		<dc:creator>cahayasura</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 06:38:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-209</guid>
		<description>Adduuhh...panjang banget tulisannya, serius lagi. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Adduuhh&#8230;panjang banget tulisannya, serius lagi. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agusnoorfiles</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-189</link>
		<dc:creator>agusnoorfiles</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 10:49:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-189</guid>
		<description>Mestinya, saya ingin sekali tak menulis kritik (sastra). Mestinya ini tugas dan kewajiban mereka yang merasa dirinya kritikus sastra. Tapi, apakah yang saya tulis ini, memang kritik sastra? Saya hanya tahu: ada kekosongan kritik sastra. Ini laten, dan makin akut saja, dalam sastra kita. Kadang saya merasa, banyak sekali karya-karya bagus, yang pantas (dan harus) mendapatkan kritik yang layak, agar pembaca makim mahfum, makin tercerahkan, makin bisa bergelut bersama-sama, mencoba membangun dunia makna, atau apa saja. Dan itu, mestinya bisa diemban perannya oleh kritikus sastra kita. Tapi kemana mereka?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mestinya, saya ingin sekali tak menulis kritik (sastra). Mestinya ini tugas dan kewajiban mereka yang merasa dirinya kritikus sastra. Tapi, apakah yang saya tulis ini, memang kritik sastra? Saya hanya tahu: ada kekosongan kritik sastra. Ini laten, dan makin akut saja, dalam sastra kita. Kadang saya merasa, banyak sekali karya-karya bagus, yang pantas (dan harus) mendapatkan kritik yang layak, agar pembaca makim mahfum, makin tercerahkan, makin bisa bergelut bersama-sama, mencoba membangun dunia makna, atau apa saja. Dan itu, mestinya bisa diemban perannya oleh kritikus sastra kita. Tapi kemana mereka?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mas Kopdang</title>
		<link>http://agusnoorfiles.wordpress.com/2008/05/19/cerpen-%e2%80%9ckompas%e2%80%9d-pilihan-1970-1980/#comment-184</link>
		<dc:creator>Mas Kopdang</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 10:41:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://agusnoorfiles.wordpress.com/?p=134#comment-184</guid>
		<description>Bung..Anda seorang cerpenis atau kritikus..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung..Anda seorang cerpenis atau kritikus..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
