Arsip untuk April 13th, 2008

- KOMEDI (&) POLITIK

Oleh Agus Noor

Tayangan “komedi kritis’ yang belakangan mewarnai pertelevisian kita, mulai dari Republik BBM, News dot Com, Democrazy memperlihakan satu trend dunia komedi televisi negeri ini. Komedi mulai dilihat sebagai suatu peluang untuk menyampaikan kritik melalui parodi dan ironi (sosial politik), tidak semata-mata berfungsi sebagai hiburan belaka. Itulah kemudian yang membuat formulasi “komedi kritis” menjadi berbeda dengan tayangan komedi serupa Ngelaba, Show Time, atau Extravaganza. Disebut “komedi kritis” karena tayangan seperti Republik Mimpi tidak memposisikan lelucon sebagai tujuan, tetapi sebagai medium untuk melihat persoalan-persoalan aktual. Ini mengingatkan pada keyakinan komedian Judy Carter, yang percaya kelebihan komedi(an) ada pada kemampuannya melihat persoalan secara berbeda.

Dalam perkembangan dunia komedi kita, konsepsi “melihat secara berbeda” sebenarnya bukan hal yang baru. Meski masih tampak artifisial, Teguh Srimulat memaknai “yang berbeda” itu sebagai bukan hal yang biasa: “yang aneh itu yang lucu”. Sebagaimana yang kemudian terlihat dari Srimulat, kita menjumpai “hal-hal yang tidak biasa” (pembantu memarahi majikan) dan “aneh” (berupa dandanan para pemain). Hal yang jauh lebih menarik adalah guon parikeno yang dikembangkan Basiyo, dimana ia mampu menghadirkan satu persoalan dengan “memutarbalikkan logika cerita”, hingga memunculkan ironi dan sindiran yang tajam, bahkan terkadang terasa getir. Misalkan dalam lelucon yang mengisahkan seorang tukang becak dan penumpang, Basiyo bisa membalik: bahwa bukan tukang becak yang butuh penumpang, tetapi penumpanglah yang membutuhkan tukang becak. Apa yang dilakukan Basiyo, yang kemudian dikenal sebagai pola komedi Mataraman, memperoleh artikulasi sosial politik yang pas dan terasa estetis pada lakon pentas Teater Gandrik. Lanjutkan membaca ‘- KOMEDI (&) POLITIK’


 

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Archives Files

Photo Files

Buku Pena Kencana 2009

PRESIDEN GUYONAN

Potongan Cerita di Kartu Pos

Kumpulan Cerpen "Selingkuh Itu Indah"

More Photos

Catagories of Files